Advertisement

lisensi

Ilham Gunawan
18 April 2022, 15:21 WIB
Last Updated 2022-05-25T03:53:56Z
Otomotif

Awas Bisa Celaka! Ini Ciri Kampas Kopling Motormu Habis

Advertisement

Foto: Ilustrasi.

FragmenKata.com - Kampas kopling, menjadi salah satu komponen penting pada motor. Karena komponen ini akan bekerja menggerakkan roda agar motor bisa berjalan.

Namun, jika kampas kopling bermasalah, sekuat apapun tenaga motor, tentu daya yang dihasilkan tidak akan maksimal karena transmisi tidak berjalan dengan baik dn lancar.

Sebagai informasi, kampas kopling umumnya bisa bertahan hingga tiga tahun, namun tidak jarang juga ditemukan hanya bertahan dalam kurun waktu satu tahun.

Biasanya, kampas kopling normal akan aus pada kisaran jarak tempuh 20.000 km. Tetapi bukan tidak mungkin kampas kopling memaksa diganti sebelum jarak tersebut.

Kampas kopling yang telah habis disarankan agar segera menggantinya, karena dikhawatirkan bisa merembet ke rumah kopling atau tutup kopling.

Berikut adalah ciri-ciri kampas koping yang sudah minta diganti, melansir dari laman resmi Astra Motor;

Akselerasi mesin makin melemah

Ciri pertama kampas kopling motor habis adalah adanya penurunan performa. Biasanya yang terpengaruh adalah akselerasinya.

Misal motor memiliki top speed 120 km/jam. Jika kampas kopling masih tebal maka untuk mencapainya hanya perlu waktu sekitar 10 detik, namun jika sudah menipis maka akan lebih lama.

Motor mengalami selip kopling

Selip kopling ini biasanya memang ditimbulkan oleh kampas kopling yang sudah mulai aus. Namun, tak jarang juga selip kopling ini disebabkan oleh oli mesin yang tidak cocok dan belum pernah diganti.

Kick starter terasa ringan atau los

Kalau ketika menggunakan kick starter atau engkol terasa ringan atau los, maka bisa dipastikan kalau kampas kopling motor mulai habis.

Putaran mesin semakin tinggi

Ciri-ciri kampas kopling yang mulai habis selanjutnya adalah putaran mesin yang semakin tinggi. Putaran mesin yang semakin tinggi ini disebabkan oleh akselerasi yang melemah dan kampas kopling mulai licin.

Contoh, jika untuk mencapai kecepatan 40 km/jam butuh putaran mesin 5.000rpm saat kampas kopling masih tebal, namun ketika kampas kopling sudah mulai aus dibutuhkan 8.500rpm.

Gigi perseneling ngowos dan keluar suara raungan

Gejala selanjutnya jika kampas kopling mulai aus adalah gigi perseneling ketika dimasukkan justru ngowos atau mengeluarkan suara raungan dan tidak mengeluarkan tenaga.

Tenaga mesin mulai berkurang

Ciri terakhir kampas kopling sudah haus adalah mesin semakin lama semakin tidak bertenaga. Kalau sudah begini, segera ganti kampas kopling dengan yang baru.



Ikuti berita lainnya di Google News, klik di sini