Advertisement
FragmenKata.com - Imbas dari perang yang terjadi di Ukraina hingga saat ini telah mengakibatkan perusahaan telekomunikasi Nokia mengumumkan undur diri dari pasar Rusia.
Sebelumnya pada Senin pekan ini, rivalnya Sony Ericsson, telah lebih dulu mempublikasikan diri akan pamit dari negara itu tanpa batas waktu tertentu.
Melansir New York Post, pada Kamis (14/4/2022), setelah peristiwa invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari 2022 lalu, telah ramai perusahaan asing menyatakan angkat kaki dari Rusia untuk beberapa waktu, setelah sanksi Barat dijatuhkan.
Sementara diketahui, beberapa sektor, termasuk telekomunikasi, memang bebas dari sanksi atas dasar kemanusiaan. Meski begitu, Nokia menuturkan keputusan keluarnya mereka dari Rusia adalah satu-satunya pilihan.
Sebelumnya pada Senin pekan ini, rivalnya Sony Ericsson, telah lebih dulu mempublikasikan diri akan pamit dari negara itu tanpa batas waktu tertentu.
Melansir New York Post, pada Kamis (14/4/2022), setelah peristiwa invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari 2022 lalu, telah ramai perusahaan asing menyatakan angkat kaki dari Rusia untuk beberapa waktu, setelah sanksi Barat dijatuhkan.
Sementara diketahui, beberapa sektor, termasuk telekomunikasi, memang bebas dari sanksi atas dasar kemanusiaan. Meski begitu, Nokia menuturkan keputusan keluarnya mereka dari Rusia adalah satu-satunya pilihan.
"Kami hanya tidak melihat kemungkinan untuk melanjutkannya di negara itu dalam keadaan saat ini,” kata CEO Nokia Pekka Lundmark, dalam wawancaranya dengan Reuters.
Lundmark menjelaskan, Nokia akan terus mendukung para pelanggannya di sana. Selain itu, hingga saat ini tidak diketahui sampai kapan mereka akan menarik diri dari Rusia.
Ikuti berita lainnya di Google News, klik di sini
Lundmark menjelaskan, Nokia akan terus mendukung para pelanggannya di sana. Selain itu, hingga saat ini tidak diketahui sampai kapan mereka akan menarik diri dari Rusia.
Ikuti berita lainnya di Google News, klik di sini
