Advertisement

lisensi

Ilham Gunawan
16 April 2022, 17:12 WIB
Last Updated 2022-05-25T04:18:41Z
Tekno & Sains

Ini Alasan Kenapa Baju Operasi Dokter Selalu Berwarna Hijau atau Biru

Advertisement

Foto: Ilustrasi.

FragmenKata.com - Pernahkah kamu memperhatikan warna pakaian dokter bedah saat melakukan operasi selalu berwarna hijau atau biru?

Warna ini sebenarnya baru saja digunakan oleh para dokter bedah. Pada awal abad-20, tenaga medis lebih sering memakai pakaian berwarna putih. Meskipun terkesan sepele, warna pakaian tenaga medis saat melakukan tindakan operasi memiliki sebuah sejarah dan alasan tertentu.

Sekitar tahun 1918, kala negara-negara Eropa dan Amerika tengah terserang oleh wabah influenza parah yang menewaskan massal sedikitnya 50 juta orang, seorang dokter bedah Inggris, Joseph Lister, membuat semacam prosedur dasar tindakan operasi yang didasari pada keinginan menekan risiko infeksi pada pasien. Dalam prosedur tersebut, mengatur kewajiban penggunaan berbagai alat pelindung tenaga medis yang harus benar-benar steril.

Prosedur yang dibuat oleh Lister tersebut kemudian disebarluaskan dan digunakan secara masif oleh para tenaga medis di berbagai wilayah dunia. Di era itu pula, warna putih dipilih untuk dipakai sebagai seragam tenaga medis. Warna putih dianggap sebagai simbol kebersihan, kesucian, dan keteraturan.

Namun, aturan ini tidak berlangsung lama. Para tenaga medis ketika itu menyadari bahwa warna putih justru kontraproduktif dengan keberhasilan tindakan operasi.

Dilansir dari livescience.com, warna putih justru dapat mengaburkan mata dokter ketika dokter secara tiba-tiba mengalihkan pandangan dari warna merah gelap darah ke warna pakaian putih yang terang. Jika dilakukan secara terus menerus, dapat mengakibatkan sakit kepala bahkan bisa menimbulkan halusinasi.

Tentu hal tersebut sangat berbahaya jika terjadi di tengah proses operasi. Warna hijau dan biru akhirnya lebih dipilih sebagai warna seragam tenaga medis saat melakukan operasi. Berikut sederet alasannya:

  • Memiliki spektrum warna yang berbeda dengan warna merah. Kedua warna ini dapat menajamkan penglihatan dan fokus dokter bedah.
  • Menenangkan. Karena bersifat menenangkan, warna biru dan hijau dapat merelaksasi mata dari kelelahan para tenaga medis saat melakukan operasi yang kerap memakan waktu berjam-jam lamanya.
  • Simbol higienitas dan ketenangan. Kedua warna ini berpengaruh terhadap psikis pasien saat sebelum menjalani operasi.



Ikuti berita lainnya di Google News, klik di sini