Advertisement

lisensi

Ilham Gunawan
24 May 2022, 12:39 WIB
Last Updated 2022-05-24T17:30:01Z
HeadlineNews

Begal Tewas Dihakimi Massa Usai Lukai Tangan Warga dengan Golok

Advertisement
Ilustrasi pengeroyokan oleh massa. (Okezone)

FragmenKata.com - Seorang begal berinisial AH tewas dihakimi massa saat tengah melakukan aksi terhadap korbannya. Pelaku yang sempat mengalami luka-luka akibat dihajar massa, tewas setelah dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih untuk mendapatkan perawatan, Minggu (22/5/2022).

Peristiwa pembegalan tersebut terjadi di Jalan Pasir Impun, Gempolsari, Kota Bandung, pada Sabtu (21/5/2022) malam.

Pjs Humas Polrestabes Bandung Kompol, Rahayu, mengatakan peristiwa tersebut bermula saat korban berinisial DH sedang mengendarai sepeda motor dengan anaknya pulang menuju ke rumahnya. Namun di tengah perjalanan, terdapat pengendara motor yang mengikuti mereka dari arah belakang yang diketahui merupakan pelaku.

"Saat korban hendak memasuki perumahan, tiba-tiba pelaku yang mengikuti dari belakang menarik tas yang sedang dipakai (korban), membuat korban terjatuh," kata Kompol Rahayu, Senin (23/5/2022).

Dia menjelaskan, saat kejadian pelaku sempat mengeluarkan sebilah golok karena korban sempat berupaya melawan sambil mempertahankan tasnya yang tengah direbut.

Korban yang merasa terancam kemudian meminta pertolongan kepada warga setempat. Tidak butuh waktu lama akhirnya seorang warga berusaha menolong dengan memegang sepeda motor si pelaku. Namun, pelaku justru kembali mengeluarkan senjata tajam yang dibawanya hingga membuat tangan warga tersebut terluka. Korban sendiri mengalami lecet di tangan dan kaki.

Melihat kejadian tersebut, lanjut Rahayu, korban lalu meneriaki maling saat mengetahui pelaku hendak kabur. Massa yang mengetahui, kemudian membantu menangkap pelaku tersebut. Pengeroyokan kepada pelaku pun tak terhindarkan akibat massa yang geram.

"Pelaku diboyong ke Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih karena mengalami luka akibat dihakimi oleh warga. Pada hari Ahad jam 16.15 WIB pelaku meninggal dunia," ungkapnya.


Ikuti berita lainnya di Google News, klik di sini