Advertisement
FragmenKata.com – Wacana terkait pasangan duet Ganjar Pranowo-Anies Baswedan di Pilpres 2024 meredupkan polarisasi efek Pilpres 2019 yang kemudian disambut baik oleh relawan Anies Baswedan.
Ketua Umum Aliansi Nasional Untuk Indonesia Sejahtera (ANIES), La Ode Basyir, mengatakan setuju dengan ide tersebut guna menghentikan dampak polarisasi yang selama ini terjadi.
"Poinnya kita sepakat dengan upaya menghentikan polarisasi cebong-kampret. Itu tidak produktif. Tidak baik untuk masa depan bangsa ini. Mari perbedaan persaingan dalam kontestasi Pilpres kita hadapi secara santun, mari kita adu perdebatan ide dan gagasan serta program-program juga kita buka persaingan track record. Buka track record masing-masing. Dari pihak kami ya tentu mas Anies Baswedan," kata La Ode, Senin (30/5/2022).
Kendatipun sependapat dengan ide tersebut, La Ode mengaku pihaknya keberatan dengan pola duet yang diwacanakan. Menurutnya, seharusnya Anies yang menjadi calon presiden lantaran prestasinya selama memimpin Jakarta lebih menonjol.
"Kalau kami sih siapapun wakilnya yang penting Anies presidennya, nggak ada masalah," ujarnya.
La Ode menilai, Anies lebih tepat sebagai Capres karena lebih memiliki kompetensi dibandingkan dengan sosok lain, termasuk Ganjar Pranowo.
"Ya kita bisa lihat bagaimana kapasitas Anies, kompetensi Anies, karya Anies. Rasanya beliau yang terbaik diantara semua yang terbaik hari ini," ucapnya.
Ketua Umum Aliansi Nasional Untuk Indonesia Sejahtera (ANIES), La Ode Basyir, mengatakan setuju dengan ide tersebut guna menghentikan dampak polarisasi yang selama ini terjadi.
"Poinnya kita sepakat dengan upaya menghentikan polarisasi cebong-kampret. Itu tidak produktif. Tidak baik untuk masa depan bangsa ini. Mari perbedaan persaingan dalam kontestasi Pilpres kita hadapi secara santun, mari kita adu perdebatan ide dan gagasan serta program-program juga kita buka persaingan track record. Buka track record masing-masing. Dari pihak kami ya tentu mas Anies Baswedan," kata La Ode, Senin (30/5/2022).
Kendatipun sependapat dengan ide tersebut, La Ode mengaku pihaknya keberatan dengan pola duet yang diwacanakan. Menurutnya, seharusnya Anies yang menjadi calon presiden lantaran prestasinya selama memimpin Jakarta lebih menonjol.
"Kalau kami sih siapapun wakilnya yang penting Anies presidennya, nggak ada masalah," ujarnya.
La Ode menilai, Anies lebih tepat sebagai Capres karena lebih memiliki kompetensi dibandingkan dengan sosok lain, termasuk Ganjar Pranowo.
"Ya kita bisa lihat bagaimana kapasitas Anies, kompetensi Anies, karya Anies. Rasanya beliau yang terbaik diantara semua yang terbaik hari ini," ucapnya.
Anies, menurutnya, memiliki prestasi yang menonjol selama memimpin Jakarta. Baik di skala nasional maupun di internasional. Karya Anies, kata La Ode, selama memimpin Jakarta tampak nyata. Tidak hanya karya fisik, tetapi juga non fisik. Hal tersebut terlihat dari kebijakan Anies yang bersandar kepada prinsip keadilan serta kesetaraan.
"Prestasinya yang menonjol. Kelihatan dari karya-karya fisik yang dihasilkan dari kebijakan Anies di Jakarta. Maupun karya non fisik yang dihasilkan di Jakarta, prestasi-prestasi dan penghargaan yang merupakan pengakuan terhadap prestasi pak Anies," terangnya.
Sebelumnya sempat dikabarkan, jika Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, berencana akan menduetkan Ganjar-Anies sebagai upaya menghentikan perpecahan di masyarakat akibat dari dampak Pilpres 2019 dan 2014. Pernyataan Surya Paloh tersebut, disampaikan dalam forum Pimred beberapa hari lalu.
Ikuti berita lainnya di Google News, klik di sini
"Prestasinya yang menonjol. Kelihatan dari karya-karya fisik yang dihasilkan dari kebijakan Anies di Jakarta. Maupun karya non fisik yang dihasilkan di Jakarta, prestasi-prestasi dan penghargaan yang merupakan pengakuan terhadap prestasi pak Anies," terangnya.
Sebelumnya sempat dikabarkan, jika Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, berencana akan menduetkan Ganjar-Anies sebagai upaya menghentikan perpecahan di masyarakat akibat dari dampak Pilpres 2019 dan 2014. Pernyataan Surya Paloh tersebut, disampaikan dalam forum Pimred beberapa hari lalu.
Ikuti berita lainnya di Google News, klik di sini
