Advertisement

lisensi

Ilham Gunawan
11 May 2022, 21:38 WIB
Last Updated 2022-05-24T23:23:50Z
BisnisHeadline

Ukraina Hentikan Aliran Gas Rusia Menuju Eropa yang Melewati Wilayahnya

Advertisement
Foto: Ilustrasi saluran gas.

FragmenKata.com - Ukraina menghentikan aliran gas Rusia ke Eropa yang melewati wilayahnya, di mana salah satu rute utama gas milik Rusia ke Eropa adalah dengan melewati Ukraina.

Sejak terjadinya peristiwa invasi ke Ukraina, sejumlah negara Barat telah menerapkan sanksi ekonomi kepada Rusia. Barat berusaha melarang atau menghapus terkait penggunaan energi Rusia yang merupakan sumber dana dalam membiayai perang ke Ukraina.

Dilansir dari Reuters, operator pipa gas Ukraina menyatakan, pihaknya berencana akan mengalihkan gas dari titik transit di Sokhranivka, diketahui berada di daerah yang kini diduduki oleh pasukan Rusia, ke daerah lain yang dikuasai Ukraina. Menurut data operator tersebut, permintaan transit gas Rusia pada 11 Mei melalui Sokhranivka kini turun menjadi nol.

Sementara, gas Rusia adalah sumber energi utama bagi Jerman dan banyak negara Uni Eropa lainnya. Gas dari Rusia terus mengalir tanpa adanya gangguan melalui jaringan pipa di seluruh Ukraina, sejak Presiden Vladimir Putin telah menginstruksikan pasukannya untuk melakukan invasi.

Namun dalam sebuah pernyataan pada Selasa malam, operator sistem transmisi gas Ukraina mengatakan, pihaknya mengaku telah memutuskan untuk menangguhkan operasi di titik transit utama karena gangguan oleh pasukan pendudukan. Stasiun pengukur Sokhranivka menangani sejumlah 32,6 juta meter kubik per hari, atau sekitar sepertiga dari gas Rusia yang mengalir melalui wilayah Ukraina ke Eropa.

Menurutnya, campur tangan Rusia termasuk kepada pengalihan gas yang tidak sah, dinilai telah membahayakan stabilitas dan keamanan sistem. Ukraina mengatakan, volume gas bisa dialihkan ke titik transit Sudzha, lebih jauh ke barat di wilayah yang dikuasainya.

Perusahaan gas negara Rusia, Gazprom, mengatakan, melalui pernyataan bahwa konfigurasi ulang seperti itu secara teknis dianggap tidak mungkin. Gazprom menambahkan, bahwa tidak ada alasan untuk gangguan tersebut.

"Transit melalui Sokhranivka disediakan secara penuh, tidak ada keluhan dari rekanan," katanya melalui pernyataan yang diposting ke saluran Telegram resminya seperti dikutip dari CNN.

"Gazprom sepenuhnya memenuhi semua kewajibannya kepada konsumen Eropa, memasok gas untuk transit sesuai dengan kontrak dan perjanjian operator, layanan transit dibayar penuh," pungkasnya.



Ikuti berita lainnya di Google News, klik di sini