Advertisement
![]() |
| Foto: Ilustrasi pemudik. |
FragmenKata.com - Ada yang berbeda dari lebaran kali ini dibandingkan dua tahun sebelumnya. Pada tahun ini, pemerintah telah memberikan kebijakan membolehkan masyarakat untuk mudik ke kampung halaman.
Kini, masyarakat yang berada di ibu kota tengah bersiap untuk meninggalkan tanah rantau menuju kampung halaman. Pemudik sudah mulai mempersiapkan hal-hal kecil, mulai dari kesiapan kondisi kendaraan hingga mengemas barang-barang bawaan.
Selain persiapan logistik, perlu juga mempersiapkan nomor-nomor penting untuk mengatasi kondisi darurat selama mudik.
Mudik dengan selamat tentunya menjadi harapan utama bagi setiap pemudik. Namun, dalam kondisi darurat yang dialami oleh diri sendiri atau pada saat akan menolong pemudik lain, kiranya sangat penting dalam situasi tersebut untuk menghubungi nomor penting agar bisa lekas mendapatkan pertolongan dengan cepat.
Kini, masyarakat yang berada di ibu kota tengah bersiap untuk meninggalkan tanah rantau menuju kampung halaman. Pemudik sudah mulai mempersiapkan hal-hal kecil, mulai dari kesiapan kondisi kendaraan hingga mengemas barang-barang bawaan.
Selain persiapan logistik, perlu juga mempersiapkan nomor-nomor penting untuk mengatasi kondisi darurat selama mudik.
Mudik dengan selamat tentunya menjadi harapan utama bagi setiap pemudik. Namun, dalam kondisi darurat yang dialami oleh diri sendiri atau pada saat akan menolong pemudik lain, kiranya sangat penting dalam situasi tersebut untuk menghubungi nomor penting agar bisa lekas mendapatkan pertolongan dengan cepat.
Berikut Fragmen.id himpun nomor-nomor penting yang wajib diketahui saat mudik:
14080 Jasa Marga
135 BBM Pertamina
110 Kepolisian
113 Pemadam Kebakaran
115 Basarnas
119 Ambulans/ Kemenkes
117 BNPB
158 PUPR
151 Kemenhub
0811-9909-110 Polresta Bandara Soeta
Nomor-nomor tersebut akan terhubung pada operator di masing-masing instansi terkait. Kemudian dari operator akan menghubungkan kepada petugas lapangan setempat untuk dimintai bantuan penanganan.
Berdasarkan catatan hingga Minggu (24/4/2022) masyarakat mulai bergerak meninggalkan Jabodetabek menggunakan berbagai moda transportasi mulai kereta, pesawat, hingga angkutan darat.
Jasa Marga mencatat, sebanyak 312.755 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-10 sampai dengan H-9 Lebaran atau periode Jumat (22/4/2022) dan Sabtu (23/4/2022).
Angka tersebut merupakan kumulatif arus lalu lintas dari empat gerbang tol (GT) barrier/utama, yaitu GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), GT Cikampek Utama, dan GT Kalihurip Utama (arah Trans Jawa dan Bandung).
14080 Jasa Marga
135 BBM Pertamina
110 Kepolisian
113 Pemadam Kebakaran
115 Basarnas
119 Ambulans/ Kemenkes
117 BNPB
158 PUPR
151 Kemenhub
0811-9909-110 Polresta Bandara Soeta
Nomor-nomor tersebut akan terhubung pada operator di masing-masing instansi terkait. Kemudian dari operator akan menghubungkan kepada petugas lapangan setempat untuk dimintai bantuan penanganan.
Berdasarkan catatan hingga Minggu (24/4/2022) masyarakat mulai bergerak meninggalkan Jabodetabek menggunakan berbagai moda transportasi mulai kereta, pesawat, hingga angkutan darat.
Jasa Marga mencatat, sebanyak 312.755 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-10 sampai dengan H-9 Lebaran atau periode Jumat (22/4/2022) dan Sabtu (23/4/2022).
Angka tersebut merupakan kumulatif arus lalu lintas dari empat gerbang tol (GT) barrier/utama, yaitu GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), GT Cikampek Utama, dan GT Kalihurip Utama (arah Trans Jawa dan Bandung).
%20(8).jpeg)
