Advertisement
FragmenKata.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, ramai menjadi perbincangan usai kegagalannya di pertandingan SEA Games Vietnam 2021.
Ini merupakan kegagalan kedua bagi pelatih asal Korea Selatan dalam membawa Timnas Indonesia di kompetisi, karena sebelumnya pada laga Piala AFF juga belum belum berhasil memboyong juara.
Meskipun tumbang pada dua kompetisi besar di tingkat Asia tersebut, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, memastikan posisi Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala di Tim Nasional Indonesia tetap aman.
"Kalau Shin Tae-yong kan kontraknya empat tahun. Aman. Insya Allah aman," kata Iwan Bule, sapaan akrab Iriawan, di Nam Dinh, Kamis (19/5/2022).
Menurutnya, peran Shin Tae-yong sebagai pelatih masih sangat dibutuhkan di Timnas. Apalagi untuk menyiapkan diri menghadapi Piala Dunia U-20 nanti.
"Yang bersangkutan lebih dipertanggungjawabkan di U-20 nanti," ucap Iwan.
Sebelumnya, Timnas kita kembali gagal saat berhadapan dengan Thailand, termasuk yang terakhir kali di babak semifinal SEA Games 2021. Dalam laga yang digelar di Thien Truong Stadium, Nam Dinh, pada Kamis (19/5/2022) tersebut, Indonesia menelan kekalahan 1-0 dari Thailand.
Gol semata wayang tim Gajah Putih tersebut berasal dari sepakan kaki Weerathep pada babak tambahan, tepatnya di menit ke-95. Gol tersebut praktis melengserkan harapan Timnas untuk meraih medali emas.
Ini merupakan kegagalan kedua bagi pelatih asal Korea Selatan dalam membawa Timnas Indonesia di kompetisi, karena sebelumnya pada laga Piala AFF juga belum belum berhasil memboyong juara.
Meskipun tumbang pada dua kompetisi besar di tingkat Asia tersebut, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, memastikan posisi Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala di Tim Nasional Indonesia tetap aman.
"Kalau Shin Tae-yong kan kontraknya empat tahun. Aman. Insya Allah aman," kata Iwan Bule, sapaan akrab Iriawan, di Nam Dinh, Kamis (19/5/2022).
Menurutnya, peran Shin Tae-yong sebagai pelatih masih sangat dibutuhkan di Timnas. Apalagi untuk menyiapkan diri menghadapi Piala Dunia U-20 nanti.
"Yang bersangkutan lebih dipertanggungjawabkan di U-20 nanti," ucap Iwan.
Sebelumnya, Timnas kita kembali gagal saat berhadapan dengan Thailand, termasuk yang terakhir kali di babak semifinal SEA Games 2021. Dalam laga yang digelar di Thien Truong Stadium, Nam Dinh, pada Kamis (19/5/2022) tersebut, Indonesia menelan kekalahan 1-0 dari Thailand.
Gol semata wayang tim Gajah Putih tersebut berasal dari sepakan kaki Weerathep pada babak tambahan, tepatnya di menit ke-95. Gol tersebut praktis melengserkan harapan Timnas untuk meraih medali emas.
Saat laga berlangsung, wasit sempat mengeluarkan 4 kartu merah sekaligus di 10 menit terakhir babak tambahan. Pemain Thailand, William Gabriel Widersjoe, mendapatkancdiganjar kartu merah di menit ke-98.
Kemudian tiga pemain Indonesia juga dihadiahi 3 kartu merah, yaitu Firza Andhika, Rachmat Irianto, dan Ricky Kambuaya.
Kekalahan tersebut membuat Indonesia harus mengulang pencapaian SEA Games pada 2015 dan 2017 lalu, ketika skuad Timnas Indonesia juga gagal masuk fase puncak.
Skuad asuhan pelatih Shin Tae-yong juga tak berhasil memenuhi target PSSI untuk merebut medali emas di perhelatan SEA Games 2021.
Kendati demikian, harapan mendapatkan medali dari sepak bola putra masih ada, dengan memperebutkan medali perunggu pada Minggu (22/5/2022) nanti.
Untuk bisa meraih medali perunggu, Indonesia harus memenangkan pertandingan melawan Malaysia yang kalah 0-1 dari tuan rumah Vietnam dalam laga semifinal lainnya.
Ikuti berita lainnya di Google News, klik di sini
Kemudian tiga pemain Indonesia juga dihadiahi 3 kartu merah, yaitu Firza Andhika, Rachmat Irianto, dan Ricky Kambuaya.
Kekalahan tersebut membuat Indonesia harus mengulang pencapaian SEA Games pada 2015 dan 2017 lalu, ketika skuad Timnas Indonesia juga gagal masuk fase puncak.
Skuad asuhan pelatih Shin Tae-yong juga tak berhasil memenuhi target PSSI untuk merebut medali emas di perhelatan SEA Games 2021.
Kendati demikian, harapan mendapatkan medali dari sepak bola putra masih ada, dengan memperebutkan medali perunggu pada Minggu (22/5/2022) nanti.
Untuk bisa meraih medali perunggu, Indonesia harus memenangkan pertandingan melawan Malaysia yang kalah 0-1 dari tuan rumah Vietnam dalam laga semifinal lainnya.
Ikuti berita lainnya di Google News, klik di sini

