Advertisement

lisensi

Ilham Gunawan
20 May 2022, 23:45 WIB
Last Updated 2022-05-24T17:38:20Z
BisnisHeadline

Pasca Cabut Larangan Ekspor, Jokowi Pastikan Harga Minyak Goreng akan Turun Pekan Depan

Advertisement

Foto: Harga minyak goreng dipastikan akan turun setelah Presiden Jokowi mencabut larangan sementara ekspor CPO dan turunannya. Ilustrasi. (CNNIndonesia)


FragmenKata.com - Presiden Joko Widodo memastikan harga minyak goreng curah akan turun dalam beberapa waktu dekat. Kendati pun demikian, memang hingga saat ini harga minyak goreng terpantau masih belum juga mencapai HET.

"Walaupun memang ada beberapa daerah yang saya tahu harga minyak gorengnya masih relatif tinggi, tapi saya meyakini dalam beberapa minggu ke depan harga minyak goreng curah akan semakin terjangkau menuju harga yang kita tentukan karena ketersediaannya semakin melimpah," kata Presiden Joko Widodo melalui keterangan video, pada Kamis (19/5/2022).

Jokowi menuturkan, kebutuhan nasional untuk minyak goreng curah adalah sebesar kurang lebih 194 ribu ton per bulannya. Pada bulan Maret sebelum dilakukan pelarangan ekspo, tercatat pasokan hanya mencapai 64.500 ton.

Namun, setelah dilakukan kebijakan pelarangan ekspor pada April, pasokan minyak goreng Indonesia telah mencapai 211 ribu ton per bulannya. Jumlah tersebut menurutnya, sudah melebihi kebutuhan nasional bulanan di Tanah Air.

Selain itu terdapat penurunan harga rata-rata minyak goreng secara nasional pasca pelarangan ekspor diberlakukan. Pada April sebelum adanya pelarangan, harga rata-rata nasional minyak goreng curah berkisar kurang lebih Rp 19.800. Namun setelah diadakannya pelarangan ekspor, harga rata-rata nasional menjadi turun Rp 17.200 hingga dengan Rp 17.600.

Jokowi menjelaskan, meski pelarangan ekspor telah dibuka, pemerintah akan tetap selalu mengawasi dan memantau dengan ketat guna memastikan pasokan tetap terpenuhi dengan harga yang terjangkau.

"Oleh karena itu berdasarkan kondisi pasokan dan harga minyak goreng saat ini serta mempertimbangkan adanya 17 juta orang tenaga di industri sawit baik petani, pekerja dan juga tenaga pendukung lainnya, maka saya memutuskan bahwa ekspor minyak goreng akan dibuka kembali pada senin 23 Mei 2022," ujar Jokowi.


Ikuti berita lainnya di Google News, klik di sini