Advertisement

lisensi

Ilham Gunawan
12 May 2022, 14:36 WIB
Last Updated 2022-05-24T23:22:29Z
Otomotif

Oli Mobilmu Cepat Sekali Berkurang? Begini Solusinya

Advertisement
Foto: Ilustrasi oli mesin. (Suzuki.co.id)

FragmenKata.com – Perjalanan jauh dalam berkendara, berpotensi sebabkan adanya oli mesin mobil Anda menjadi berkurang. Seperti misalnya pasca melakukan mudik lebaran.

Namun, kejadian tersebut memang wajar terjadi. Saat berkendara dalam jarak tempuh yang tidak dekat, tentu oli mobil Anda akan mengalami penguapan sekitar 10% dari volume total yang ada.

Akan tetapi, jika oli berkurang dengan jumlah yang berlebihan, hal itu tentu akan berpotensi sedikit masalah pada kendaraan Anda.

Sebab, oli atau pelumas pada kendaraan memiliki peran penting. Komponen ini berfungsi untuk menahan terjadinya risiko gesekan antar komponen mesin mobil, agar tidak cepat aus atau rusak.

Oleh karena itu, jika volume oli diketahui berkurang secara cepat dan berlebihan, maka Anda perlu tahu penyebabnya, agar nantinya kendaraan Anda tidak mengalami kerusakan lebih lanjut.

Melansir dari laman Suzuki, berikut ini FragmenKata.com sajikan beberapa faktor yang menyebabkan alas an kenapa oli mesin mobil cepat berkurang.

1. Kebocoran pada seal mesin

Oli mesin mobil bisa cepat berkurang, bisa terjadi karena adanya kebocoran mesin.

Kebocoran mesin ini sebenarnya merupakan kebocoran yang terjadi pada seal packing yang posisinya berada di sela bagian sambungan mesin.

Pada semua kendaraan bermotor, baik itu mobil atau motor, menggunakan seal pada bagian sambungan mesin.

Karena pemakaian yang cukup lama, seal tersebut akan mengeras, dan bisa berakibat seal mengalami robek.

Akibat rusaknya seal pada bagian sambungan mesin, maka oli mesin akan cepat sekali mengalami penguapan dan habis.

Hal ini bisa diketahui dengan melihat seal pada bagian sambungan mesin.

Apabila terdapat rembesan oli di tempat tersebut, itu artinya seal mengalami kerusakan.

2. Ring piston mengalami kerusakan

Faktor penyebab oli mesin mobil yang cepat sekali berkurang berikutnya karena adanya kerusakan pada ring piston atau seher.

Kerusakan ini bisa dilihat dari asap knalpot yang berwarna putih, yang kadang terjadi saat mesin mobil dinyalakan.

Keluarnya asap putih pada knalpot terjadi karena oli yang ikut terbakar pada saat terjadi proses pembakaran pada mesin mobil.

Oli mesin yang terbakar tersebut akan masuk ke dalam piston dan akan keluar dalam bentuk asap berwarna putih pada knalpot mobil.

Warna asap putih yang keluar dari knalpot mobil bisa dijadikan pertanda untuk mengetahui tingkat keparahan kerusakan yang terjadi.

Semakin pekat asap putih yang keluar, maka menjadi tanda, bahwa tingkat kerusakan sudah semakin parah.

3. Ring seher rusak

Terkadang, ring seher atau penahan oli pada ruang pembakaran sudah tidak berfungsi lagi dengan baik, sehingga komponen ini tidak dapat menahan oli.

Akibatnya, oli bisa masuk ke ruang pembakaran, pada saat terjadi proses pembakaran.

Ketidakmampuan ring seher menahan oli dan menyebabkan oli masuk merembes ke ruang pembakaran tersebut, serta akan membuat oli cepat sekali mengalami penguapan dan berkurang.

Akibat lainnya, akan terjadi keluarnya asap putih dari knalpot pada saat mesin dinyalakan.

Kondisi ring seher yang sudah tidak bisa menahan oli tersebut, akan semakin parah apabila mobil melaju dengan lebih kencang.

Saat mobil melaju dengan kencang, maka semakin banyak oli yang merembes masuk ke ruang pembakaran, dan semakin cepat oli akan berkurang dan habis.

4. Kualitas oli kurang bagus

Kualitas oli mesin mobil yang kurang bagus, juga bisa menjadi penyebab oli mesin mobil cepat berkurang.

Pasalnya, oli berfungsi sebagai pelumas untuk menahan gesekan antar bagian pada mesin mobil.

Di mana kualitas oli mesin ini juga beragam, ada yang bagus dan ada yang tidak.

Oli dengan kualitas bagus, tidak akan cepat panas ketika digunakan. Dengan demikian, mesin mobil juga tidak akan cepat panas, serta oli juga akan awet dan tidak akan lekas habis atau berkurang.

Sebaliknya, oli dengan kualitas kurang bagus, akan cepat sekali menjadi panas, dan akhirnya akan cepat berkurang.

Kualitas oli yang kurang bagus akan rawan menyebabkan mesin mobil mengalami kerusakan, apabila mobil sering digunakan untuk melakukan perjalanan jauh.



Ikuti berita lainnya di Google News, klik di sini