Advertisement

lisensi

Ilham Gunawan
12 May 2022, 22:49 WIB
Last Updated 2022-05-24T23:21:31Z
HeadlineNews

Selain Cabul, Pelaku Penculikan Anak 12 Tahun Ternyata Mantan Narapidana Teroris

Advertisement
Foto: Ilustrasi penculikan anak. (halodoc)

FragmenKata.com – Selain cabul, pelaku penculikan anak berusia 10-14 tahun yang terjadi di wilayah Bogor, Jakarta, hingga Tangerang ternyata seorang mantan narapidana kasus terorisme.

"Berdasarkan pengakuan dari pada tersangka, tersangka sudah tiga kali menjalani hukuman pidana. Dua kalinya menjalani hukuman pidana mengenai kasus terorisme, dan yang bersangkutan juga pernah mengikuti pelatihan di Poso 7 bulan," terang Kapolres Bogor AKBP, Iman Imanuddin, pada Kamis (12/5/2022).

Selain itu, menurut, pelaku yang diketahui bernama Abi tersebut belum lama keluar dari Lapas Khusus Kelas IIA Gunungsindur, Kabupaten Bogor pada Februari 2022.

Meski demikian, Iman belum bisa mengungkapkan motif sebenarnya pelaku melakukan tindakan penculikan tersebut.

"Untuk motif belum bisa kami sampaikan karena sedang pendalaman," ujarnya.

Di tempat terpisah, Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Budhi Herdi Susianto, mengatakan, pelaku nekat melakukan penculikan terhadap belasan anak demi menyalurkan nafsu birahinya. Polisi menduga, tersangka tengah memiliki kelainan seks.

"Dan keterangan sementara, ada dugaan pelaku ini melampiaskan nafsu bejatnya ke anak dibawah umur," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Polisi Budhi Herdi Susianto, Kamis (12/5/2022).

Sebelumnya, polisi telah berhasil menyelamatkan 10 korban lain selain korban penculikan terbaru yang dilakukannya, di mana Abi ditangkap di kawasan Jakarta Selatan pada sore hari.

"Anak-anak tersebut akan kami serahkan kepada orang tua untuk dilakukan pembinaan. Dari tim kami juga akan memberikan trauma healing jangan sampai anak ini jadi trauma," ucap Budhi.

Untuk informasi, Abi menjadi buronan polisi usai menculik bocah berinisial F (11) di Bogor dan K (12) di kawasan Tanah Kusir, Jakarta Selatan.

Menurut penuturan Kakak korban K, MA mengatakan, adiknya sempat hilang sejak Selasa (10/5/2022) kemarin sekitar pukul 11.00 WIB, saat bermain bersama kedua orang temannya di kawasan Tanah Kusir, Jakarta Selatan.

"Terus sampai ke gusuran, mereka jajan es. Memang tempatnya itu sepi gitu pokoknya. Soalnya, di gusuran memang cuma ada beberapa doang tukang jajanan," kata kakak korban, MA, pada Rabu (11/5/2022).

Parahnya, MA mengatakan, saat peristiwa penculikan terjadi, pelaku sempat berpura-pura menjadi seorang polisi.

"Kebetulan saat adik saya dan temennya main itu tidak menggunakan masker. Lalu disamperin sama bapak-bapak. Lalu bapak-bapak ini bilang, 'Kok kalian nggak pakai masker? Kalau kalian nggak pakai masker, ikut saya ya ke polsek'," ucapnya.

Atas peristiwa tersebut, polisi akan lakukan upaya pemberian trauma healing kepada para korban.



Ikuti berita lainnya di Google News, klik di sini